di Pojok

sudut ruangan

Entah ada pa di pojok situ, yang terlihat hanya samar-samar. Entah juga pojok itu terdapat sesuatu atau lengang, aku tak tahu. Yang kurasakan bahwa aku tersingkir dan ada di pojok itu. Sendiri dengan tubuhku, dengan nafasku yg tersisa. Aku pingin menggapai tapi tak satupun kelihatan, samar-samar itu menghalangi pandangku, samar-samar itu mencoba menjauhkanku dari sang hati.Kini tersisa sendiri aku di pojok, merasa tak bermakna dalam segala usahaku. Gapaianku tak pernah kau nikmati, dan memang hanya aku sendiri yang ada di situ, di pojok yang sempit. Aku mencoba menikmati pojokan itu, walau tak empuk dan tak bergairah, Aku tetap ada di situ. Terasa nyaman memang berada di sebuah pojok, namun saat sendirian seperti hampa tak berujung.

Namun seketika Aku terhenyak, haru.. senyumku buat kamu. Bibirmu menyentuh bahuku menyatakan cinta yang dalam tak terucap, hanya Aku terdiam dalam doa, tersebut kata Cinta Tulus buat kamu ^_^

You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses to “di Pojok”

  1. indobrad says:

    komentar saya: susah dimengerti. tapi ya itu sayanya aja yg gak nyampe otaknya. wakakakakakak
    indobrad´s last blog ..Derita Kram Kaki My ComLuv Profile

  2. Benhard says:

    Bu,

    add beta ke blogroll dolo….

    daong.wordpress.com

Komentar Kamu

CommentLuv Enabled
Powered by WordPress | Free WordPress News Theme by Free WordPress Themes | Thanks to Premium Themes and WordPress 3 Themes