Berpikir untuk memberikan yang terbaik adalah impian semua orang dan semuanya bisa…., namun ketika berbuat untuk mewujudkannya maka presepsinya akan berbeda. Masing-masing orang punya sudut pandang dan cara yang berbeda maka hargailah perbedaan itu teman’s.
Bila kamu berpikir bahwa dia akan melakukan seperti yang kamu dan mengabaikan asazinya maka kamu hanya akan mendapatkan pribadimu dalam dirinya. Perbedaan itu penting dan itu adalah realita kawan. Tidak ada standar rasional untuk menentukan seseorang itu tidak baik dibandingkan diri kita karena setiap pribadi itu unik di mata Pencipta.
Masing-masing kita diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, dan menurutku ciptaan Allah itu paaasti sempurna. Kita yang terlahir dalam ketidak sempurnaan inilah membutuhkan banyak hal untuk melengkapinya. Saya memang terbatas dan inilah keadaanku. Butuh yang lain untuk membuatnya jadi mendekati sempurna. Kelupaan, acuh dan menunda waktu adalah bagian dari kelemahanku, butuh kamu untuk melengkapi agar bisa mengingatkan dengan tidak bosan ^_^ Ini bukan berarti berlindung di balik kelemahan tapi bagaimana menilai kelemahanku sendiri secara terbuka agar bisa juga berbenah.
RSS Feed
Twitter

Posted in
Tags: 



ah tulisan yang menarik sekali, mengaku dengan jujur bahwa kita punya kelemahan namun dipulihkan
hehehehe… ada Om Brad… thax komenx
dengan keterbatasan yang kita miliki kita bisa menghasilkan kesempurnaan itu yang MANTABS omm…
hehehe manta bang haari